Pelantikan dan Pembacaan Sumpah Dokter ke V


Ditulis oleh Hizra Marisa, pada : 15 April 2016 12:07:26 WIB


UNIVRAB - Lantunan bacaaan  ayat suci Al Qur’an oleh  saudara Syaifurrohman Al Murthado  mahasiswa Prodi Kedokteran semester II. Calon dokter hafiz Qur’an 30 juz ini mengawali pembukaan acara pelantikan dan pembacaan sumpah dokter periode ke V Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UNIVRAB.

Hari Kamis (14/04) tujuh mahasiswa kedokteran UNIVRAB akan dilantik dan ambil sumpahnya menjadi dokter muda. Hari yang menjadi hari yang ditungu-tunggu oleh dr Naufal Rosar dan kawan-kawan. Pelantikan dan pembacaan sumpah dokter menandakan diresmikannya mahasiswa yang mengambil prodi kedokteran manjadi dokter muda.

"Manisnya hari ini dirasakan setelah pahitnya dilewati," ucap Naufal dengan suara lantang mewakili teman-temannya memberikan kesan dan pesan. Pertama kali masuk kampus UNIVRAB lalu menjalani hari-hari dibangku perkuliahan dan melewati setiap tahapan demi tahapan (KOAS, OSCE dan ujian lainnya, red) guna semua proses yang sesuai dengan standar perundang-undangan sebagai syarat untuk menyandang gelar dokter.

Pria yang akrab dengan pangilan Naufal ini mengungkapkan tidak hanya bangga bisa menjadi dokter namun lebih dari itu berharap agar ilmu yang didapat di selama menjalani studi di UNIVRAB bisa memberikan berkah dan manfaat bagi masyarakat.

Suara Naufal berubah, hal ini meyita perhatian hadirin yang hadir. Suaranya terisak-isak, air matanya tak tertahankan saat mengucapkan ungkapan terima kasih kepada orang tua. Terima kasih atas perjuangan kedua orang tua kami hari ini sehingga kami bisa menjadi seorang dokter.

"Sungguh banyak pengorbanan dan penghargaan yang diberikan kepada kami semoga setiap penghargaan yang diberikan dibalas oleh Allah SWT dengan balasan kabiakan yang berlipat", ucap Naufal sabil menghapus air mata.

Acara yang berlansung di pusat student center gedung Thariq bin Ziyad lantai I, dihadiri oleh Rektor UNIVRAB  Dr Arisman Adnan M.Sc. Dalam sambutannya Rektor mengingatkan kepada para dokter yang telah lulus tidak pernah melupakan dan terus mengingat jasa kedua orang tua. Walaupun pengorbanan orang tua terhadap anaknya tidak akan terbalas oleh sang anak bagaimanapun cara anak untuk membalasnya. Tetapi paling tidak dengan melaksanakan studi dengan baik, selesai dengan nilai yang bagus menjadi salah satu bentuk perbuatan membalas kabaikan orang tua. Sang anak telah membuat hati orang tua menjadi senang, jelas Rektor dihadapan orang tua dan undangan yang hadir.

Rektor berpesan agar mahasiswa terus menempa kemampuan sesuai dengan bidang keahlian yang diminati. menjadi dokter merupaan pekerjaan yang memiliki tujuan mulia, sifatnya tujuannya tidak duniawi semata tetapi memiiki tujuan mulia jangka panjang.

Arisman berharap dokter lulusan UNIVRAB suatu hari nanti bisa menemukan suatu temuan yang bisa memberikan manfaat besar bagi dunia kesehatan dan  masyarakat  banyak. Perkembangan dunia pendidikan dan tekhnologi membuat persaingan semakin kompetitif dan ketat menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Surat Keputusan Dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan nomor 015/FKIK-Univrab/SK/IV/2016 tentang Sumpah Dokter periode V Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan memutuskan nama dr Asih Sunenti, dr Fikriah Rahmi, dr Inneke Fitri Delvi, dr Mizwar Zulmi, dr Naufal Rosal, dr T Novia Eka Putri dan dr Yessica Febriany. Pembacaan sumpah dokter yang dipimpin oleh dr. Feriandri Utomo dan didampingi oleh Ustad Saifulrohman dan rohaniawan.

Dekan FKIK UNIVRAB dr May Valzon M.Sc dalam sambutannya mengungkapkan memberikan beberapa informasi tentang peraturan pemerintah tentang kedokteran salah satu pengunaan sertifikat yang masih kentrofersi. Hal lain yang disampaikan tentang beberapa presasi yang diraih oleh prodi kedokteran UNIVRAB. Kesepakatan yang baru saja disepakati dengan pemerintah daerah kota Dumai. Penandatanganan  Memorandum of Understanding  (MoU) antara UNIVRAB dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) pemerintah Kota Dumai.

Lebih lajut pria asal kabupaten Rokan Hulu ini menyampaiakan bahwa perjuangan belum berakhir ada satu yang harus dilewati oleh dokter muda UNIVRAB program intensif (magang) yang dilaksanakan oleh pemerintah.

"Adek-adek nanti akan ditempatkan dibeberapa rumah sakit yang telah ditentukan seluruh Indonesia", Jelas Valzon. Ahirnya Valzon mengungkapkan kepada adek-adek semua semoga ilmunya bermanfaat dan berguna bagi masyarakat.***(Ken - HUMAS UNIVRAB)

 

Berita Lainnya
07 Maret 2016 16:09:26 WIB

Pengukuhan Doktor Susiana Tabrani

UNIVRAB -Susiana Tabrani berhasil meraih gelar Doktor dari Universitas Negeri

17 Mei 2016 18:59:15 WIB

UNIVRAB Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Gelombang III

UNIVRAB -Mengenakan baju putih hitam, ratusan pria dan wanita berkumpul

25 November 2016 09:02:28 WIB

Prodi IP UNIVRAB Hadiri Seminar Nasional dan Pertemuan APSIPI 2016 di Samarinda

UNIVRAB - Peran strategis perguruan tinggi dalam sistem pemerintahan. Pemerintahan