Fisioterapi UNIVRAB Relawan Peringatan Hari Peduli Autis Internasional

Minggu, 22 April 2018 – KEN

UNIVRAB. Mingu (22/04) menjadi hari yang besejarah karena Kota Pekanbaru memperingati hari World Autism Awerness berskala nasional untuk pertama kalinya. Adalah mahasiswa Prodi Fisioterapi UNIVRAB menjadi volunteer (relawan) pada kegiatan bertempat di Gedung daerah Propinsi Riau.

Acara itu dihadiri oleh  Direktorat Pembinaan PKLK Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Ahmad Yusuf, SH., SE., MED, Ketua Komnas Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait, Bunda Anak Autis Indonesia Dr. Imaculata Umiyati, S.Pd, M.Si Sekaligus pimpinan Imaculata Autism Boarding School, PLt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, Ketua DPRD Propinsi Riau, Ibu Dra. Septina Primawati Rusli, MM,  Plt. Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, S.Si, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau Dra. Hj. Mimi Yuliani Nazir,Apt,MM, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau serta Fakultas Psikologi UNIVRAB bersama Psikologi Universitas Islam Riau.

Aris Merdeka Sirait dari Komnas Perlindungan Anak dalam sambutannya menuturkan “Harus diberikan dukungan kepada anak-anak yang berada dalam situasi khusus ini, karena anak-anak harus perlakukan sama. Prinsip dasar konstitusi adalah memberikan hak yang sama bagi anak-anak sekalipun anak-anak berada dalam kebutuhan khusus, tutur Sirait.  konstitusi memberikan kewajiban pemerintah memberikan fasilitas dan prasarana bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus tapi sampai saat ini masih sangat disayangkan bahwa belum ada tindakan nyata yang khusus memberikan perlindungan khusus bagi anak-anak berkebutuhan khusus, jelas Sirait.

Senada dengan Aris Merdeka Sirait,  DR. Imaculata Umiyati, S.Pd, M.Si Komisioner Komnas Perlindungan Anak  menuturkan tujuan dari pendidikan anak-anak autis agar anak-anak mandiri. Imaculata Umiyati menjelaskan 3 hal yang dikembangkan harus dikembangkan pada diri anak pertama kemmapuan dan perilaku mendekati normal atau normal, kedua bisa melakukan pekerjaan hari-hari baik sebagai laki-laki atau perempuan dan ketiga mengeksplorasi bakatnya.

Permasalahan autis ada di otaknya, namun belum ada seorang ahli yang menyatakan ada di bagian mana dari otak. Ketika anak terdeteksi autisme, maka perilaku, kemandirian, wicara, akademik, emosi, sosialisasi kenak semua, jelas Imaculata Umiyati lebih lanjut.

LIKE & SHARE

BERITA TERKAIT LAINNYA

Rektorat Universitas Abdurrab
Gedung Academia
Jl. Riau Ujung, No. 73 Pekanbaru 28292
Riau – Indonesia

© Bagian Humas & Kerma UNIVRAB 2018