Bersihkan Puing-Puing Bangunan Akibat Gempa


Ditulis oleh Hizra Marisa, pada : 18 Januari 2017 09:00:00 WIB


UNIVRAB - Mengenakan pakaian olahraga berwarna hijau daun, 39  mahasiswa Praktek Kerja Lapangan (PKL) DIII Keperawatan UNIVRAB di Pidie Jaya Aceh, menuju pondok pesantren Darussa’adah putri. Kedatangan calon tenaga kesehatan ini tidak untuk melakukan pengecekan kesehatan tau pengobatan di pondok pesantren.

Kedatangan para mahasiswa di hari Minggu (15/01) itu untuk bekerja bakti di pondok pesantren itu. Pondok pesantren Darussa’adah menjadi salah satu pondok yang merasakan dampak dari gempa yang terjadi diahir tahun 2016 lalu itu. Beberapa bangunan yang penting di pondok roboh akibat gempa. Sehingga hal ini membuat pengelola pendok mencarikan solusi tempat tinggal para santriwati sementar hingga bangunan bisa dibangun. “Sekarang para santriwati dipindah kerumah warga”, jelas Abati pimpinan pondok. Semoga ini tidak berlangsung lama dan para santri bisa kembali mendapatkan bangunan untuk tinggal” harap Abati.

Reruntuhan batu bangunan akibat gempa terlihat banyak di daerah pondok. Satu persatu batu-batu dikumpulkan dan dimasukkan kedalam gerobak untuk dipindahkan ketempat yang tempat pembuangan oleh para mahasiswa. ada juga kayu dansampah yang menganggu pemandangan hingga harus dibersihkan. Terlihat kerjasama antara mahasiswa dan para santri serta pengelola pondok untuk membersihkan puing-puing bangunan akibat gempa.

Eko Prasetio ketua PKL mahasiswa UNIVRAB “Saya dan teman-teman merasa sangat senang bisa membantu korban di Pondok ini”, ucap Eko. “Semoga sedikin yang kami lakukan ini bisa meringankan beban dan bisa membuat para santri di Pondok ini lebih bersemangat dalam menghadapi ujian yang diberikan Allah ini”, Harap Eko.

Berbeda dengan Eko, Abati pimpinan memberikan nasehat dengan melihat anggota tubuh. Lidah di tubuh kita hanya satu, sedang tangan, kaki, mata, teliga ada 2. Tetapi yang banyak dianggota tubuh kita jarang dipergunakan tetapi yang sedikit banyak yang dipergunakan. Maknanya banyaklah bekerja dari pada banyak bicara demikian pesan dari Abati. “hari ini mahasiswa Keperawatan UNIVRAB sudah mempraktekkan itu, sedikit bicara tetapi banyak berbuat, terima kasih buat mahasiswa semoga Allah membalas kebaikan yang dilakukan sehingga cita-citanya bisa tercapai dikemudian hari”, doa Abati menutup pembicaraan.***(Ken-HUMAS UNIVRAB)

Berita Lainnya
24 November 2016 08:30:00 WIB

UNIVRAB Dukung Acara Musyawarah Guru BK se-Provinsi Riau

UNIVRAB - Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kota Pekanbaru bekerjasama

27 April 2016 14:33:20 WIB

Sel Punca, Solusi Penyakit Kronis

UNIVRAB -Ruang Student Center UNIVRAB. Mahasiswi Program Studi (Prodi) Kebidanan

08 April 2016 14:27:22 WIB

UNIVRAB Lakukan MoU dengan RSUD Kota Dumai

UNIVRAB - Puluhan mahasiswaKOAS dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan