Image
2017-04-01 104 104

Prinsip dan Fungsi Pengukuran Beda Tinggi

Pengukuran beda tinggi dilakukan dengan menggunakan alat sipat datar (waterpass). Alat didirikan pada suatu titik yang diarahkan pada dua buah rambu yang berdiri vertical. Maka beda tinggi dapat dicari dengan menggunakan pengurangan antara bacaan muka dan bacaan belakang.
Rumus beda tinggi antara dua titik :

BT = BTB – BTA

Keterangan : BT = beda tinggi
BTA = bacaan benang tengah A
BTB = bacaan benang tengah B

Sebelum mendapatkan beda tinggi antara dua titik, diperlukan dulu pembacaan benang tengah titik tersebut, dengan menggunakan rumus :

BT = BA + BB / 2

Keterangan : BT = bacaan benang tengah
BA = bacaan banang atas
BB = bacaan benang bawah

Untuk mencari jarak optis antara dua titik dapat digunakan rumus sebagai berikut :

J = (BA – BB) x 100

Keterangan : J = jarak datar optis
BA = bacaan benang atas
BB = bacaan benang bawah
100 = konstanta pesawat

Dalam setiap pengukuran tidaklah lepas dari adanya kesalahan pembacaan angka, sehingga diperlukan adanya koreksi antara hasil yang didapat di lapangan dengan hasil dari perhitungan.


Post
News1 view

Coffe Morning Bersama Rektor UNIVRAB

UNIVRAB. Rabu (20/09) rektor UNIVRAB Dr. Arisman Adnan, MSc bersama Kabag Kemahasiswaan Radial Qodri,S.Kom dan Hariswan, SE Pembina Keluarga Mahasiswa Abdurrab (KMA). Acara… [...]

Post
Agenda10 view

MUI Pusat hadiri Launching Masjid At Tabrani Islamic Center

Launching masjid At Tabrani Islamic Center Jalan Bakti Kecamatan Marpoyan Pekanbaru. Acara launching dihadiri oleh KH. Tengku Zulkarnain Wakil Sekjen Majlis Ulama Indonesia (MUI), Drs.… [...]

Post
Sosial45 view

Kajian Tentang Tanda-tanda Orang Yang Bangkrut

Kita semua pasti pernah mengenal orang yang mengalami masalah keuangan. Biasanya, setelah menemui jalan buntu, mereka akhirnya meminta bantuan pinjaman dari keluarga, menarik uang tunai… [...]