(+62) 761 387 62    humas@univrab.ac.id

Dosen Keperawatan Univrab rutin menjadi Relawan Pemadam Kebakaran Hutan dan lahan

Selasa, 15 Oktober 2019 | Dilihat 422 Kali

(Humas Univrab - Pekanbaru, 11/10/19) Jumat pagi, 11 Okt 2019 lalu Kota Pekanbaru tiba-tiba diselimuti kabut asap tebal setelah sempat hilang beberapa pekan. Kabut asap tersebut terasa semakin tebal di daerah arengka dan bahkan dari salah satu warga diperoleh informasi bahwa di Jl. Srikandi pagi hari tersebut jarak pandang kurang dari 25 meter. Tak lama, group whatsapp keluarga besar Univrab ramai berisi perbincangan soal laporan kabut asap di seputaran daerah tempat tinggal masing-masing.

Jumat Sore harinya, salah seorang relawan Pemadam kebakaran hutan dan lahan yang juga adalah dosen Prodi D III Keperawatan Universitas Abdurrab yakni Bapak Ns. Roni Saputra, M. Kes menginformasikan bahwa ia tengah berada di lokasi dan siap untuk melakukan pemadaman serta pendinginan titik api pasca kebakaran lahan. "Sebanyak 44 Hektar lahan yang terbakar di daerah Sungai Sibam Kecamatan Payung Sekaki Pekanbaru harus segera dipadamkan dan dilakukan pendinginan jika tidak, ada potensi menyebar" ungkapnya.

Aksi cepat tanggap Bapak Ns. Roni Saputra yang pernah menjabat wakil dekan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Univrab ini dilakukan bersama mahasiswa D III Keperawatan, aparat TNI, BPBD, aparat Kepolisian dan HILMI Riau.

Pengamatan yang dilakukan tim humas terhadap video yang telah dibagikan oleh bapak Ns. Roni Saputra, M.Kes diperoleh informasi bahwasannya ada sekitar 39 Hektar lahan yang ada di kelurahan Air Hitam yang belum dilakukan pendinginan. Namun bersyukur pada Allah SWT yang menurunkan hujan deras sehingga potensi perluasan kebakaran lahan terbakar tersebut dapat dicegah.


KOMENTAR